Profil Lembaga
Diposting tanggal: 07 Februari 2012

Arti Gambar :

1. Buku
Buku adalah simbol dari Sumber Ilmu Pengetahuan. Buku dengan halaman terbuka mengandung arti bahwa Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia adalah wahana untuk menimba ilmu bagi semua pemuda tanpa memandang suku, agama maupun ras. Kulit Buku warna hitam adalah simbol dari profesionalisme.
2. Kuncup Bunga
Kuncup Bunga atau Tunas Bunga dengan Lima Tiara adalah bunga yang belum mekar merupakan simbol dari pemuda / generasi muda / tunas bangsa yang Pancasilais. Simbol ini mengandung arti bahwa para mahasiswa Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia (STPI) adalah pemuda / generasi muda / tunas bangsa yang pundaknya terpikul harapan sebagai bunga bangsa, penghias Ibu Pertiwi, pengharum nama bangsa, penerus perjuangan bangsa serta pengisi kemerdekaan yang telah diwariskan oleh generasi pendahulu.
3. Api Obor
Api adalah simbol dari semangat, simbol dari sarana untuk mematangkan sesuatu. Api bor bersusun tiga adalah simbol dari Tri Dharma. Simbol ini mengandung arti bahwa wahana pendirian STPI berorientasi pada Tri Dharma Perpajakan dan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
4. Bingkai Segi Lima
Segi lima merupakan simbol dari Pancasila. Segi lima yang membingkai tulisan Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia (STPI), Buku, Kuncup Bunga dan Api Obor mengandung arti dalam setiap derap langkah Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia (STPI) akan melaksanakan kegiatan Perguruan Tingginya selalu berlandaskan pada Pancasila.

Arti Warna :

1. Merah
Semangat
2. Kuning
Kemuliaan
3. Warna Dasar Putih
Suci / Bersih
4. Warna Dasar Hitam
Tegar, tegas, mandiri dan penuh tanggung jawab.

Arti Keseluruhan :
Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia adalah wahana berdasarkan Pancasila yang memberikan bekal Ilmu Pengetahuan dan Profesionalisme melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam membentuk tunas bangsa yang mampu mengamalkan Tri Dharma Perpajakan dan berjiwa bersih, bersikap tegar, tegas, mandiri dan penuh rasa tanggung jawab dalam mengisi kemerdekaan menuju kemuliaan Bangsa dan Negara.

Latar Belakang

1. Pajak merupakan sumber penerimaan negara yang utama dan penerimaannya setiap tahun terus meningkat.
2. Peningkatan penerimaan tersebut hanya mungkin tercapai, apabila ditangani oleh sumber daya manusia yang profesional.
3. Dewasa ini di negara kita belum ada perguruan tinggi lain yang mengkhususkan diri dalam bidang pendidikan tinggi perpajakan yang menghasilkan sumber daya manusia siap pakai dan profesional.
4. Kebutuhan akan tenaga-tenaga ahli perpajakan yang profesional akan terus meningkat baik untuk mengisi kekurangan tenaga pada Direktorat Jenderal Pajak, maupun yang diperlukan oleh dunia usaha (konsultan pajak dan staf yang ahli di bidang perpajakan pada perusahaan-perusahaan baik swasta maupun BUMN/BUMD).

Visi
Menjadikan STPI suatu lembaga pendidikan tinggi satu-satunya yang menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang bermoral, unggul, tanggap dan mampu mengimplemantasikan ilmu pengetahuan dan teknilogi di bidang administrasi fiskal.

Misi

1. Menyelenggarakan kegiatan pendidikan dan pengajaran di bidang perpajakan yang terencana, tertib, disiplin dan konsisten.
2. Mengembangkan nilai-nilai cinta kebenaran, kejujuran, keadilan sosial, keterbukaan, pelayanan dan pengabdan masyarakat dalam melaksanakan kewajiban perpajakan baik bagi yang kerja disektor publik maupun yang bekerja di sektor swasta.
3. Mengadakan penelitian dan kajian ilmiah berkenaan dengan ilmu-ilmu yang mempelajari masalah-masalah perpajakan secara aktiv yang hasilnya dipublikan secara luas bagi kepentingan masyarakat lokal, nasioal maupun internasional.
4. Mengembangkan kepedulian masyarakat dalam meningkatkan kesadaran membayar pajak.

TUJUAN PENDIDIKAN
Sesuai dengan SK. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan No. 111/Dikti/Kep/1989, tujuan Pendidikan Program Diploma Bidang Perpajakan adalah :

1. Diarahkan untuk menghasilkan tenaga ahli bagi pembangunan nasional maupun mengisi kebutuhan masyarakat akan tenaga yang mahir, terampil, mampu berdiri sendiri dan peka terhadap perubahan sosial, ilmu, teknologi dan profesi.
2. Menghasilkan warga negara berkualifikasi sebagai berikut :
* Berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi sebagai ahli perpajakan
* Bersifat terbuka, tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu, teknologi dan profesi maupun masalah yang dihadapi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan bidang keahliannya.
* Mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan teknologi yang dimiliki sesuai dengan keahliannya dalam kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat.
* Menguasai dasar-dasar keprofesian serta pengetahuan dan metodologi sehingga mampu menemukan, memahami, menjelaskan dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada di dalam kawasan keahliannya.
* Menguasai dasar-dasar ilmiah sebagai landasan berfikir, bersikap dan bertindak profesional.
* Mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan profesi sesuai dengan bidangnya.